Tampilkan postingan dengan label - Kabar/Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label - Kabar/Berita. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Juli 2009

- UNDANGAN PERNIKAHAN

Kami mengundang kepada bapak/ibu untuk dapat menghadiri pernikahan anak kemanakan kami


VIVI AMDANI dg HAROLD SIERA


pada hari : Sabtu 4 Juli 2009
tempat : Jalan Bandar Olo III no 43 B
PADANG ( SUMBAR)


Note : Vivi Amdani cucu dari Hj Ramaini & Rikin St Ibrahim
Mohon Doa Restu

Read More ..

Sabtu, 06 Desember 2008

Gapoktan Batupalano Dikukuhkan

Gapoktan Batupalano Dikukuhkan
Jumat, 16 Mei 2008

Agam, Padek-- Nagari Batupalano, Kecamatan Sungaipuar, Kabupaten Agam, sejak lama sudah dikenal sebagai penghasil holtikultura, yang di ekspor ke beberapa daerah di Sumatera bahkan sampai ke Pulau Jawa. Bagi kelompok tani yang ada, untuk menyamakan persepsi, visi dan misi dalam bertani, guna
meningkatkan pendapatan petani, maka lima kelompok tani di Nagari Batupalano, menyatu dalam sebuah organisasi yang diberi nama dengan Kelompok Tani (Gapoktan) Krakatau.


Dengan terbentuknya gabungan kelompok tani tersebut, Bupati Agam Aristo Munandar, berharap agar para petani lebih mampu melihat kebutuhan masyarakat dari hasil taninya. ”Selama ini, petani hanya sibuk bekerja, sementara hasil yang didapatnya tidak sesuai dengan yang diharapkan. Dengan adanya Gapoktan ini, diharapkan mampu meningkatkan hasil tani dan pendapatan serta terhindar dari tengkulak atau pun calo,” kata Aristo Munandar, pada pengukuhan pengurus Gapoktan Krakatau, di aula kantor Wali Nagari Batupalano, Rabu (14/5). Bupati Agam juga berharap, agar petani tidak menjual hasil taninya melalui tengkulak.

”Kalau bisa buatkan wadah penampung hasil tani, dan petani langsung menjualnya kepada pembeli,” harap Aristo. Turut hadir dalam kegiatan itu, Camat Sungaipuar, I Putu Venda, Wali Nagari Batu Palano, Erizon Sutan Marajo, serta anggota lima kelompok tani di Nagari Batupalano. Camat Sungaipuar, I Putu Venda, menyebutkan, Gapoktan per nagari dalam Kecamatan Sungaipuar juga telah terbentuk. Kecuali Nagari Sariak yang belum membentuk Gapoktan, namun dalam waktu dekat segera dibentuk. (rul)

Read More ..

Menteri Koperasi dan UKM Resmikan Pasar Amur

Menteri Koperasi dan UKM Resmikan Pasar Amur

PADANG - Pasar Amur di Banto Teleng, Batu Palano, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, yang dibangun sejak Maret 2000 lalu, Minggu (11/8), diresmikan oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Drs Alimarwan Hanan, seusai menghadiri acara peringatan puncak satu abad Bung Hatta di Istana Bung Hatta, Bukittinggi.
Pasar seluas 4,5 hektare dengan biaya pembangunan senilai Rp 16 miliar ini dilengkapi dengan prasarana; 1.084 petak toko berukuran 1,5x2,5 meter dan 3x2,5 meter, lapangan parkir, beberapa petak ruko, pos keamanan dan terminal angkutan kota yang ditata artistik.
Pasar Amur yang terletak di Jalan Raya Bukittinggi-Padang merupakan pasar terbesar yang pernah dikelola dan dibuat oleh koperasi di Indonesia. Pasar tersebut dibuat oleh koperasi Amur yang bertempat di Agam berdasarkan kesepakatan 1.084 anggotanya. (srn)

Read More ..

OBJEK WISATA BATU PALANO


padangmedia.com - AGAM -- Kecamatan Sungai Puar Kabupaten Agam banyak menyimpan obyek wisata, khususnya objek wisata sejarah, wisata alam dan wisata religi. Namun, potensi itu belum tergarap maksimal karena belum adanya investor yang melirik kecamatan itu.

Camat Sungai Puar I Putu Venda kepada padangmedia.com mengaku, sebulan terakhir ia sibuk mengunjungi potensi-potensi alam yang bisa dijadikan objek wisata di kecamatan yang ia pimpin.

Dalam pantauannya, camat melihat besarnya potensi alam yang ada di Nagari Batu Palano, yang juga berada di kawasan Kecamatan Sungai Puar. Disebut Batu Palano, karena di daerah itu ada satu situs yang persis seperti pelana kuda. Begitupun, di Tabek Aia Asin, konon tabek itu bisa menyembuhkan penyakit gatal-gatal. Ada juga perumahan Demang Belanda dan Makam Keramat di samping Mesjid Jamik Batu Palano.

Sementara di Nagari Sungai Pua, ada Batu Menangis, Air Terjun Badorai, Tabek Keramat. Disebut keramat, karena apabila kepala dilongokan ke dalam tabek itu konon air tabek akan menarik orang itu laksana magnet manarik besi. Begitu juga di Nagari Batagak, ada Batu Tagak serta banyak lagi potensi wisata yang belum terungkap dan butuh tangan-tangan pemerintah untuk melestarikannya.

“Sayang sekali, semua potensi itu belum mampu kami kembangkan,” katanya.

Setelah menyaksikan semua kondisi itu, camat Sungai Puar berjanji akan mengkoordinasikan pelestarian beberapa potensi alam untuk dijadikan obyek wisata. Dia berharap pihak-pihak berwenang dapat mengelola objek wisata tersebut untuk diekspose ke luar Agam.

Read More ..