Kami mengundang kepada bapak/ibu untuk dapat menghadiri pernikahan anak kemanakan kami
VIVI AMDANI dg HAROLD SIERA
pada hari : Sabtu 4 Juli 2009
tempat : Jalan Bandar Olo III no 43 B
PADANG ( SUMBAR)
Note : Vivi Amdani cucu dari Hj Ramaini & Rikin St Ibrahim
Mohon Doa Restu
Jumat, 03 Juli 2009
- UNDANGAN PERNIKAHAN
Sabtu, 06 Desember 2008
Gapoktan Batupalano Dikukuhkan
Gapoktan Batupalano Dikukuhkan
Jumat, 16 Mei 2008
meningkatkan pendapatan petani, maka lima kelompok tani di Nagari Batupalano, menyatu dalam sebuah organisasi yang diberi nama dengan Kelompok Tani (Gapoktan) Krakatau.
Menteri Koperasi dan UKM Resmikan Pasar Amur
Menteri Koperasi dan UKM Resmikan Pasar Amur
PADANG - Pasar Amur di Banto Teleng, Batu Palano, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, yang dibangun sejak Maret 2000 lalu, Minggu (11/8), diresmikan oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Drs Alimarwan Hanan, seusai menghadiri acara peringatan puncak satu abad Bung Hatta di Istana Bung Hatta, Bukittinggi.
Pasar seluas 4,5 hektare dengan biaya pembangunan senilai Rp 16 miliar ini dilengkapi dengan prasarana; 1.084 petak toko berukuran 1,5x2,5 meter dan 3x2,5 meter, lapangan parkir, beberapa petak ruko, pos keamanan dan terminal angkutan kota yang ditata artistik.
Pasar Amur yang terletak di Jalan Raya Bukittinggi-Padang merupakan pasar terbesar yang pernah dikelola dan dibuat oleh koperasi di Indonesia. Pasar tersebut dibuat oleh koperasi Amur yang bertempat di Agam berdasarkan kesepakatan 1.084 anggotanya. (srn)
OBJEK WISATA BATU PALANO

padangmedia.com - AGAM -- Kecamatan Sungai Puar Kabupaten Agam banyak menyimpan obyek wisata, khususnya objek wisata sejarah, wisata alam dan wisata religi. Namun, potensi itu belum tergarap maksimal karena belum adanya investor yang melirik kecamatan itu.
Camat Sungai Puar I Putu Venda kepada padangmedia.com mengaku, sebulan terakhir ia sibuk mengunjungi potensi-potensi alam yang bisa dijadikan objek wisata di kecamatan yang ia pimpin.
Dalam pantauannya, camat melihat besarnya potensi alam yang ada di Nagari Batu Palano, yang juga berada di kawasan Kecamatan Sungai Puar. Disebut Batu Palano, karena di daerah itu ada satu situs yang persis seperti pelana kuda. Begitupun, di Tabek Aia Asin, konon tabek itu bisa menyembuhkan penyakit gatal-gatal. Ada juga perumahan Demang Belanda dan Makam Keramat di samping Mesjid Jamik Batu Palano.
Sementara di Nagari Sungai Pua, ada Batu Menangis, Air Terjun Badorai, Tabek Keramat. Disebut keramat, karena apabila kepala dilongokan ke dalam tabek itu konon air tabek akan menarik orang itu laksana magnet manarik besi. Begitu juga di Nagari Batagak, ada Batu Tagak serta banyak lagi potensi wisata yang belum terungkap dan butuh tangan-tangan pemerintah untuk melestarikannya.
“Sayang sekali, semua potensi itu belum mampu kami kembangkan,” katanya.
Setelah menyaksikan semua kondisi itu, camat Sungai Puar berjanji akan mengkoordinasikan pelestarian beberapa potensi alam untuk dijadikan obyek wisata. Dia berharap pihak-pihak berwenang dapat mengelola objek wisata tersebut untuk diekspose ke luar Agam.